Selasa, 02 Juni 2009

Astroid Besar Mendekati Bumi


Sebuah asteroid berukuran sebesar gunung mendekati bumi dengan kecepatan tinggi. Batu angkasa itu melintas amat dekat dengan planet kita kemarin, hampir sama dengan jarak bulan dari bumi. Para pakar menjamin asteroid XP 14 itu tidak perlu dikhawatirkan karena tidak akan menabrak bumi.

"Ini sama sekali bukan ancaman bagi bumi," kata Don Yeomans, Kepala Program Obyek Dekat Bumi di badan antariksa Amerika Serikat NASA. bumi.

Para pengamat bintang amatir dapat mengamati sekilas batu kosmik itu melintas di langit pada kemarin dini hari. Asteroid ini dapat terlihat di arah konstelasi Perseus, Cassiopeia, dan Cephus serta terlihat seperti titik yang bergerak. Penduduk di pesisir barat Amerika Serikat bakal menyaksikan lintasan terdekat asteroid dengan bumi pada Senin malam, 04.44 GMT.

Asteroid yang dijuluki 2004 XP14 itu ditemukan 10 Desember 2004 oleh Lincoln Laboratory Near Earth Asteroid Research. Lembaga itu memasang kamera pemantau yang terus mengawasi asteroid yang mungkin melintas terlalu dekat dengan bumi.

Lembaga Minor Planet Center di Cambridge, Massachusetts, telah mengklasifikasikan asteroid ini sebagai asteroid yang berpotensi membahayakan. Pertimbangannya, orbitnya terlalu dekat dengan bumi dan ukurannya amat besar.

Asteroid yang masuk kategori ini adalah yang berukuran lebih dari 100 meter dan melintas kurang dari 7,5 juta kilometer. Para astronom telah mendata 796 asteroid yang masuk kategori ini.

Beberapa pakar berspekulasi asteroid tersebut akan menabrak bumi pada akhir abad ini sehingga mengawasinya dengan ekstrahati-hati. Namun, analisis lebih lanjut menampik kemungkinan terjadinya tumbukan, paling tidak dalam beberapa dekade ke depan.

Untuk memastikannya, para astronom akan berupaya menaksir ukuran dan bentuk asteroid ini dengan menganalisis gelombang radio berfrekuensi amat tinggi yang dipantulkan permukaan batu itu.

Pengukuran menggunakan radar juga dilakukan terhadap jarak dan kecepatan asteroid itu untuk mencari informasi tepat mengenai orbitnya. Para ilmuwan juga bisa mengungkap berapa massa juga densitasnya, sebuah indikator komposisi keseluruhan dan struktur internalnya.

Mereka berencana memanfaatkan radar Goldstone milik NASA yang berdiameter 70 meter. Radar ini punya antena terbesar dan paling sensitif di Deep Space Network. Antena Goldstone yang terletak di Gurun Mojave, California, ini telah dipakai berulang kali untuk memantulkan sinyal radio ke asteroid dekat bumi lainnya. Pemantauan terhadap 2004 XP14 akan dilakukan pada 3, 4, dan 5 Juli.

Asteroid 2004 XP14 ini adalah anggota kelas asteroid Apollo yang memiliki orbit melintasi bumi. Nama itu berasal dari Apollo 1862, asteroid pertama yang ditemukan. Sekarang diketahui ada 1.989 asteroid dalam kelas itu. Ukuran 2004 XP 14 sebenarnya belum diketahui pasti. Namun, berdasarkan kecemerlangan cahayanya, diduga diameternya sekitar 410-920 meter.

Pada 13 April 2029, para pengamat di Asia dan Afrika Utara memperoleh kesempatan melihat asteroid lain tanpa perlu teleskop. Asteroid 99942 Apophis, yang berukuran 300 meter, diperkirakan dapat terlihat mata telanjang ketika melintas pada jarak 32 ribu km dari bumi. Astronom menyatakan asteroid seukuran itu mendekati bumi sekali dalam 1.500 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar

(+-Sugeng Rawuh-+) © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute